Selamat malam, readers!
Saya kembali lagi memposting di blog tercinta ini :D Lumayanlah, mengisi malam yang sunyi ini :D
Well, judul postingan kali ini adalah Mimpi Itu Nyata. Ada yang bisa menebak apa isi postingan ini? Yap, yang pasti membahas tentang kekuatan mimpi!
Sebenarnya ini terlalu awal bagi saya mengatakan bahwa mimpi itu nyata, karena saat ini saya masih belum bisa merealisasikan angan-angan saya. Tapi ada beberapa "sihir" yang telah terbukti dari kekuatan mimpi di dalam kehidupan saya, baik itu terjadi dari diri saya sendiri atau terjadi pada orang lain. Dan melalui postingan ini, saya ingin berbagi cerita tentang kekuatan mimpi itu.
Mimpi saya yang terbesar adalah menjadi seorang astronom. Loh, mengapa menjadi astronom? Karena saya jatuh cinta pada langit, pada keeksotisan ciptaan Allah SWT. Bintang-bintang itu seakan menyapa saya dengan lembut, melalui kedipan kecil spektrum mereka. Mereka membawa angan-angan saya melambung untuk menguak misteri di luar sana yang masih terkunci rapat. Saya ingin menjadi juru kunci dari misteri-misteri Tuhan yang masih terkunci rapat-rapat dari nalar manusia. Ah, memikirkan itu semua membuat saya "keringat dingin" setiap memegang buku fisika dan astronomi, lantaran terlalu bersemangat, terlalu mendesak untuk cepat memahami teka-teki ilmu pengetahuan. Memang, otak saya hanyalah otak yang sederhana. Tidak sejenius Newton dan Albert Einstein, tidak secerdas sahabat saya Jihan (lain kali saya akan ceritakan orang-orang yang menginspirasi saya, dia termasuk salah satunya), tidak sekreatif teman-teman saya yang lain.
Saya hanyalah seorang pemimpi yang penuh dengan angan-angan. Saya ingin sekali menggapai hal-hal di luar nalar manusia, membuktikan bahwa Tuhan itu Maha Mendengar doa hamba-hambaNya yang bermimpi besar.Saya sangat bersyukur Allah SWT memberikan saya otak yang sederhana, karena dengan otak yang begini saja terkadang saya sudah mulai sombong. Saya terkadang terkejut mengapa otak saya bisa memberikan ide dikala saya terdesak, saya terkadang marah mengapa otak saya terkesan "lama" memberikan ide untuk saya. Begitulah otak yang sederhana, tidak selamanya brilian.
Saya sempat tidak percaya ada orang yang sangat jenius, tapi ternyata orang-orang seperti itu memang benar adanya di muka bumi ini, hanya saja populasi mereka sangat sedikit, karena itu sangat sulit menemukan mereka.
Terkadang memikirkan kecerdasan membuat saya bingung, bagaimana hebatnya otak ini dapat menghasilkan hal-hal yang luar biasa, bagaimana hanya dengan organ ini dunia dapat takluk. Subhanallah. Allah benar-benar menciptakan manusia dengan sempurna dibandingkan dengan makhluk-makhlukNya yang lain.
Baiklah, mari kita masuk ke dalam inti postingan ini: Mimpi itu nyata.
Mimpi adalah angan-angan yang masih dalam bentuk imajinasi, tidak real. Tapi, mengapa saya menyebutnya nyata? Saya menganalogikan mimpi itu adalah sebuah energi. Energi baru yang dapat menggantikan energi tubuh yang letih dengan kehidupan. Energi yang dapat membangkitkan seseorang dikala terjatuh. Energi luar biasa yang dapat mengubah nasib seseorang. Energi yang nyata, dan benar-benar ada bagi orang yang percaya dan berjuang untuk meraihnya. Itulah alasan mengapa saya menyebut mimpi itu nyata.
Ini adalah kisah saya tentang kekuatan mimpi.
Pada saat saya TK, saya ingin sekali menjadi penulis, saya ingin sekali tulisan saya bisa menjadi mahakarya. Sejak TK, saya suka membuat puisi dan cerita pendek. Saya berkutat dengan komputer Abah dan terkadang komputer tersebut error, dan berkali-kali Abah sudah marah-marah karena komputernya diobrak-abrik sama si Ifa mungil :D Selain suka main komputer, saya juga suka sekali berimajinasi. Saya tidak tau apakah normal apabila seorang anak kecil suka berbicara dengan kipas angin :D Saya dulu membayangkan kipas angin dapat berbicara, dan entah mengapa saya merasa dia menjawabnya, dan percakapan antara saya dan kipas angin terus berlangsung :D Saya merasa benda mati juga hidup, dan saya adalah rajanya! Saya yang mengendalikan mereka! Ah, khayalan masa kecil memang sangat gila, lupakan.
Oke, inti saya bercerita tentang masa kecil saya adalah, saya sekarang seorang penulis. Paling tidak bisa disebut penulis. Siapa pun bisa menulis, asalkan dia memiliki karya tulis, bukan? Nah, alhamdulillah karya tulis saya yang saya ikutsertakan dalam beberapa lomba karya tulis dapat lolos dan menjadi nominasi, bahkan ada yang sudah menjadi juara. Ini membuktikan bahwa mimpi saya sudah terwujud, walaupun belum sepenuhnya terwujud. Tulisan saya belum bisa disebut "maha karya". Tapi InsyaAllah, saya akan menjadikan tulisan saya bergelar "maha karya" suatu hari nanti.
Kisah yang paling menginspirasi saya tentang kekuatan mimpi adalah kisah Andrea Hirata dalam tetralogi Laskar Pelangi-nya. Dia benar-benar bukti nyata mimpi itu ada dan nyata, semua orang berhak bermimpi dan semua orang berhak merealisasikannya, anak pedalaman sekalipun. Ceritanya begitu menyentuh, bagaimana seorang anak pedalaman yang rasanya "mustahil" bisa menggapai apa yang mereka impikan tapi nyatanya dapat menggapai mimpi-mimpinya. Saya sangat suka dengan kata-kata Arai dalam Sang Pemimpi, yaitu:
Jangan berhenti bermimpi karena orang seperti kita hanya bisa hidup dengan memperjuangkan mimpi.
Begitulah "sihir" mimpi. Sesuatu yang mustahil dapat takluk dengan besarnya kekuatan mimpi. Oh ya readers, ada satu pesan saya yang perlu diingat,
Berani bermimpi adalah hakmu. Merealisasikannya adalah kewajibanmu. Tapi, anehnya manusia apabila disebutkan "kewajiban" mereka akan semakin berat melakukannya. Maka, merealisasikannya adalah hakmu juga. Hakmu untuk mau tetap menjadi pemimpi kosong atau menjadi orang yang bahagia dapat menyatakan imaji terindahmu.Oke, pasti kalian tidak asing mendengar kata-kata Albert Einstein ini:
Kecerdasan sebenarnya adalah imajinasi, bukan seberapa banyaknya pengetahuan.Memang benar imajinasi itu adalah kecerdasan yang sebenarnya, karena dengan imajinasi hal-hal baru yang belum pernah terpikirkan manusia secara rasional akan hadir dan membuat perubahan bagi dunia beserta seluruh pemikiran manusia di dunia ini.
So readers, bermimpilah selama kamu berani merealisasikannya. Tak lebih dari sampah busuk apabila kalian bermimpi, namun masih bermalas-malasan dalam meraihnya.
Akhir kata, terimakasih telah membaca postingan singkat ini. Semoga bermanfaat dan dapat memotivasi kita semua untuk maju!
Wassalamualaikum wr. wb.
0 comments:
Post a Comment